Honda Genio Bersolek Warna Baru Bergaya Retro Kalcer, Banderol Mulai Rp20,8 Juta

PT Astra Honda Motor menyegarkan tampilan New Honda Genio lewat sentuhan warna dan striping baru yang lebih atraktif. Skutik 110 cc bergaya retro kasual ini dipasarkan mulai Rp20,8 juta.

Tria Ardiansyah31 Okt 2026 3 mnt baca … dilihatOtomotif
New Honda Genio dengan pilihan warna baru bergaya retro modern
Foto: Dokumentasi AHM

Laporan Independen - Pasar skuter matik kelas pemula kembali mendapat suntikan penyegaran visual. PT Astra Honda Motor (AHM) memperbarui corak New Honda Genio dengan kombinasi kelir dan grafis striping anyar yang mempertegas nuansa retro modern. Mengincar kalangan muda yang gemar tampil beda, skutik kompak 110 cc ini kini ditawarkan dengan banderol mulai Rp20,8 juta.

Penyegaran ini berfokus pada eksplorasi estetika tanpa mengubah struktur mekanis utama. Langkah tersebut menjadi strategi berkala pabrikan untuk menjaga daya pikat model yang menjembatani kepraktisan Honda BeAT dan keunikan Honda Scoopy.

Sentuhan Warna Baru: Dari Nuansa Vibrant hingga Tri Tone

Daya tarik utama pembaruan kali ini bertumpu pada keberanian komposisi warna. Honda menghadirkan opsi Vibrant Tri Tone yang memadukan tiga warna solid kontras dalam satu bodi. Skema ini menempatkan warna merah menyala pada tameng depan, setang, sepatbor, hingga buritan motor.

Karakter kontras makin kentara berkat sapuan warna putih di panel sayap samping (leg shield), bodi tengah, serta kedua pelek. Sebagai pemanis visual, bagian dek bawah pijakan kaki dilabur kelir biru cerah, lengkap dengan striping grafis minimalis beraksen kuning dan hitam. Komposisi ini langsung mengingatkan pada gaya modifikasi jalanan atau tren kalcer yang tengah digandrungi pengendara urban.

Selain edisi Tri Tone, lini New Honda Genio juga menyediakan pilihan corak lain untuk mengakomodasi preferensi yang lebih kalem maupun elegan:

  • Varian CBS / Vibrant Series: Menawarkan kombinasi dua warna tegas seperti Vibrant Black & White, Vibrant Blue & White, serta Vibrant Black.
  • Varian CBS-ISS / Fabulous Series: Mengusung sentuhan cat dof yang matang lewat Fabulous Matte Black, Fabulous Matte Blue, hingga Fabulous Green.
  • Radiant Series: Menampilkan gaya grafis dinamis dengan opsi Radiant Black, Radiant Red Black, dan Radiant Silver Black.
AdSense Slotin-article

Posisi Taktis di Antara BeAT dan Scoopy

Di atas kertas, posisi Honda Genio di portofolio AHM tergolong unik. Motor ini hadir bagi konsumen yang merasa siluet BeAT terlalu umum, namun belum ingin merogoh kocek lebih dalam untuk meminang Scoopy. Genio mempertahankan siluet bodi ramping yang lincah menembus kemacetan, dipadu aksen membulat pada lampu depan LED bergaya klasik.

Genio tetap mengandalkan mesin 110 cc eSP (enhanced Smart Power) berpendingin udara yang disuplai injeksi PGM-FI. Karakter mesin ini dirancang mengejar efisiensi bahan bakar harian serta respons tarikan awal yang gesit untuk stop-and-go di perkotaan.

Kenyamanan berkendara ditunjang oleh sejumlah kelengkapan fungsional standar, antara lain:

  • Panel instrumen digital ringkas yang memuat indikator kecepatan, odometer, dan bahan bakar.
  • Soket pengisi daya (power outlet) di kompartemen depan untuk mengisi daya gawai selama perjalanan.
  • Ruang bagasi bawah jok berkapasitas 14 liter yang cukup untuk memuat barang bawaan esensial.
  • Sistem pengereman Combi Brake System (CBS) yang memadukan rem depan dan belakang untuk deselerasi lebih stabil.
  • Fitur Idling Stop System (ISS) pada tipe tertinggi untuk menghemat konsumsi bensin saat motor berhenti sejenak.

Opsi Aksesori dan Pilihan Konsumen

Menemani kehadiran warna baru, opsi personalisasi turut diperluas. Pabrikan menyiapkan deretan aksesori resmi pendukung penampilan, mulai dari pelindung bodi, garnish lampu, hingga pelapis pijakan kaki yang dibanderol mulai kisaran Rp80 ribuan. Komponen resmi ini memungkinkan pemilik mengubah tampilan motor tanpa harus menggugurkan garansi bawaan.

Dengan harga pembuka Rp20,8 juta on the road, New Honda Genio berhadapan langsung dengan persaingan ketat di segmen entry-level roda dua. Selisih harga yang tipis dengan saudara sebasisnya membuat faktor desain visual dan selera personal menjadi penentu utama transaksi di ruang pamer.

Bagikan

Berita Terkait